Jakarta – Stres adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari tekanan akademik, pekerjaan, hingga hubungan sosial, stres hadir sebagai respons alami tubuh terhadap berbagai situasi. Patricia Yahya, mahasiswi Psikologi semester 5 di Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA), memaparkan bahwa stres dapat bersifat positif maupun negatif tergantung pada cara mengelolanya. “Stres itu penting, terutama untuk memotivasi kita agar keluar dari zona nyaman. Namun, ketika stres sudah mulai mengganggu aktivitas atau hubungan dengan orang lain, itu tandanya kita harus segera mengatasinya,” jelas Patricia. Menurutnya, stres tidak hanya disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya motivasi, tetapi juga faktor eksternal, seperti hubungan sosial yang tidak suportif atau lingkungan yang kurang mendukung. Patricia menambahkan, emosi juga memainkan peran penting dalam pengalaman stres. Ketika seseorang berada dalam kondisi stres tinggi, emosinya cenderung menjadi lebih sensit...
Tangerang – Calistung atau membaca, menulis, dan berhitung menjadi fokus utama pendidikan di kelas 1 Sekolah Dasar. Namun, Siti Rohayah, S.Pd., guru kelas 1 SD Negeri Pemukiman, Kabupaten Tangerang, mengungkapkan bahwa proses pembelajaran ini tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga pada peran aktif orang tua di rumah. “Anak-anak kelas 1 itu karakternya berbeda-beda. Ada yang suka membaca, ada yang suka berhitung. Tapi membaca itu penting, karena menjadi pondasi untuk pelajaran lainnya. Kalau tidak bisa membaca, materi lain juga sulit diikuti,” jelas Rohayah, yang telah mengajar sejak 2007. Dari pengalamannya mengajar, Rohayah mengamati bahwa keberhasilan siswa dalam menguasai calistung sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. “Ada orang tua yang sangat mendukung anaknya belajar. Mereka tidak hanya mengandalkan guru di sekolah, tetapi juga memberikan les tambahan atau mendampingi anak belajar di rumah,” katanya. Namun, tidak semua orang tua memiliki perhatian yang sama...