Di dunia cosplay, Jenifer Yappy dikenal sebagai sosok penuh kreativitas yang selalu berhasil mencuri perhatian. Mahasiswi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini, yang lahir pada 10 Juni 2005, telah menekuni cosplay sejak remaja. Lewat akun Instagramnya, @only_jane2, dan Facebook Jenny Jane, Jenifer berbagi perjalanan serunya dalam dunia cosplay dengan pengikut setianya. Pada tahun 2023, ia bahkan berhasil meraih penghargaan Best Makeup di ajang Coswalk Competition, pencapaian yang menunjukkan komitmennya dalam merangkul seni cosplay.
Jenifer menceritakan bahwa ketertarikannya pada cosplay bermula dari kecintaannya pada karakter kartun favorit yang ia tonton semasa kecil. Salah satu karakter untuk diperankan adalah Vocaloid Hatsune Miku, yang menjadi favoritnya. Melalui peran ini, Jenifer bisa menghidupkan impian masa kecilnya, melepas stres sekaligus menyalurkan passion-nya dalam berkarya.
Namun,
perjalanan Jenifer dalam dunia cosplay tidak selalu berjalan mulus. Ia
sering kali harus menghadapi komentar negatif, termasuk ancaman dan pesan tidak
senonoh yang dikirimkan ke Direct Message (DM) Instagramnya. Meski situasi ini
tidak menyenangkan, Jenifer memilih untuk tidak terpengaruh. “Kalau dari orang
luar yang enggak dikenal, ya anggap angin lalu aja,” tuturnya dengan tegas.
Bagi Jenifer, fokus utamanya adalah menikmati hobi yang ia cintai dan terus
berkembang.
Dalam komunitas cosplay,
Jenifer memiliki pesan penting bagi para cosplayer senior. Ia berharap
para senior bisa lebih mendukung dan membimbing para pemula. “Jangan terlalu
sombong ya, dan tolong dibina adik-adiknya, jangan di judge, jangan
terlalu di over hate comment, mereka itu masih belajar,” pesannya.
Jenifer percaya bahwa dukungan dari senior adalah kunci untuk membantu pemula
lebih percaya diri dan berkembang dalam dunia cosplay.
Bagi para
pemula, Jenifer juga berbagi tips berharga. Ia menekankan bahwa cosplay
adalah proses yang panjang dan tidak instan. “Nikmati aja, karna cosplay
tuh nggak ujuk-ujuk bagus gitu, kita perlu proses. Namanya sesuatu hasil yang
baik itu pasti prosesnya panjang dan lama,” katanya. Ia menyarankan agar para
pemula memulai dengan karakter yang sederhana dan nyaman, sebelum mencoba
tantangan yang lebih sulit.
Menurut Jenifer,
pemula sebaiknya tidak langsung memilih karakter yang kompleks. "Ya kalau
misalnya masih mula-mula sih jangan pilih juga cosplay yang terlalu
ribet, yang simpel-simpel aja dulu yang karakternya nyaman, baru kita nanti
naikin, explore dan naikin lagi sedikit-sedikit tahap kesulitan cosplay nya,"
tambahnya dengan penuh semangat.
Jenifer percaya
bahwa cosplay adalah bentuk seni yang seharusnya mewarnai hidup, melepas
stres dan menjadi sarana ekspresi diri. Melalui hobinya, ia telah menginspirasi
banyak orang untuk berani mencoba dan berkembang tanpa takut akan penilaian
negatif.
Dengan semangat
dan dedikasinya, Jenifer Yappy terus menjadi inspirasi bagi para penggemar cosplay,
membuktikan bahwa kreativitas dan keuletan bisa membuka pintu ke dunia yang
penuh dengan peluang baru dan pengalaman berharga.
Penulis: Lenting – Rimarsa



Komentar
Posting Komentar